Selamat Hari Olahraga Nasional 2026
Hari Olahraga Nasional 2026: Bergerak, Sehat, Berprestasi, dan Berkarakter
Oleh: Ridwan Hadisantoso, M.Pd.
Setiap tanggal 9 September, bangsa Indonesia memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS). Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk mengingatkan kita bahwa olahraga merupakan bagian penting dalam membangun manusia Indonesia yang sehat, kuat, disiplin, dan berkarakter. Tanggal 9 September berkaitan dengan pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama di Solo pada 9 September 1948. (Kemenpora Image)
Di lingkungan sekolah, semangat HAORNAS harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Olahraga bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi tentang membangun kebiasaan positif. Dari olahraga kita belajar disiplin, kerja keras, sportivitas, keberanian, kerja sama, dan kemampuan menerima kemenangan maupun kekalahan.
Bagi peserta didik SMK, kesehatan jasmani memiliki peran yang sangat penting. Mereka dipersiapkan bukan hanya untuk memiliki kompetensi keahlian, tetapi juga memiliki karakter dan mental yang kuat. Tubuh yang sehat akan mendukung proses belajar, bekerja, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.
Olahraga sebagai Pendidikan Karakter
Lapangan olahraga sebenarnya adalah salah satu ruang pendidikan yang sangat efektif. Ketika seorang siswa berlatih, ia belajar untuk mengikuti aturan. Ketika bertanding, ia belajar menghormati lawan. Ketika mengalami kekalahan, ia belajar bangkit. Dan ketika meraih kemenangan, ia belajar untuk tetap rendah hati.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pendidikan di SMK Muhammadiyah 3 Kuningan, yaitu membentuk generasi yang memiliki kompetensi, berkarakter, berjiwa entrepreneur, serta memiliki semangat untuk terus berkembang. Mata Pelajaran Penjasorkes juga menekankan pentingnya ketahanan fisik/kekuatan tubuh siswa antara lain Lari 2,4Km atau Shuttle Run 15 meter 3 -5X, Push Up dan Sit Up 25X dalam 1 menit, kelenturan dan keseimbangan. Mereka digembleng untuk dipersiapkan memasuki Dunia Industri yang membutuhkan ketahanan tubuh yang prima.
Olahraga juga mengajarkan satu prinsip penting: prestasi tidak lahir secara instan. Seorang atlet membutuhkan latihan berulang, ketekunan, kedisiplinan, evaluasi, dan keberanian menghadapi kegagalan. Prinsip yang sama berlaku dalam pendidikan dan kehidupan.
Dari Sekolah untuk Prestasi
HAORNAS 2026 hendaknya menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk kembali menguatkan budaya hidup sehat dan aktif. Guru, tenaga kependidikan, dan siswa dapat menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas, bukan hanya dilakukan ketika ada perlombaan.

Kita dapat memulainya dari hal sederhana: berjalan kaki, berlari, senam, bermain bola, berlatih pencak silat, maupun berbagai aktivitas olahraga lainnya sesuai minat dan kemampuan.
Yang terpenting bukan seberapa jauh kita berolahraga, tetapi seberapa konsisten kita menjaga tubuh agar tetap sehat dan produktif.
Bagi siswa yang memiliki bakat olahraga, sekolah juga harus menjadi tempat tumbuhnya potensi tersebut. Bakat yang disertai latihan dan pembinaan yang baik dapat menjadi jalan menuju prestasi di tingkat daerah, provinsi, nasional, bahkan internasional.
Sportivitas adalah Kemenangan yang Sesungguhnya
Dalam olahraga, kemenangan memang penting. Namun ada nilai yang jauh lebih besar, yaitu sportivitas.
Menang tanpa merendahkan lawan.
Kalah tanpa menyalahkan keadaan.
Bertanding dengan penuh semangat.
Menghormati aturan dan keputusan.
Serta tetap menjaga persaudaraan.
Inilah karakter yang kita harapkan tumbuh dalam diri peserta didik.

Olahraga mengajarkan bahwa lawan di lapangan bukanlah musuh. Mereka adalah bagian dari proses yang membuat kita menjadi lebih baik.
Mari Bergerak
Hari Olahraga Nasional 2026 harus menjadi ajakan untuk bergerak.
Bergerak untuk sehat.
Bergerak untuk berprestasi.
Bergerak untuk membangun karakter.
Bergerak untuk Indonesia yang lebih kuat.
Mari kita jadikan sekolah sebagai lingkungan yang sehat, aktif, sportif, dan penuh semangat. Karena generasi yang hebat bukan hanya generasi yang cerdas secara akademik dan terampil secara profesional, tetapi juga generasi yang sehat jasmani, kuat mental, baik akhlaknya, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Selamat Hari Olahraga Nasional 2026.
Salam olahraga!
Sehat, bugar, sportif, berprestasi, dan berkemajuan.
Ridwan Hadisantoso, M.Pd.
Kepala SMK Muhammadiyah 3 Kuningan
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Kemendikdasmen Dorong Kemitraan Industri, SMK Muhammadiyah 3 Kuningan Kerja Sama dengan Bnet Academy
Kuningan, 30 September 2026 — SMK Muhammadiyah 3 Jalaksana Kuningan mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Seko
PENGAJIAN MAJELIS TABLIGH MUHAMMADIYAH KUNINGAN
Bahas Berbakti kepada Orang Tua dan Silaturahmi KUNINGAN — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuningan melalui Majelis Tabligh kembali menyelenggarakan pengajian rutin pada Jumat
khutbah Jumat Minggu ke 3 bulan September 2026
Khutbah Jumat di Masjid As Salam SMK Muhammadiyah 3 Jalaksana Kuningan Mengangkat Tema Syukur atas Nikmat Allah SWT Jalaksana, 18 September 2026 — Masjid As Salam SMK Muhammadiya
Lulusan SMK Muhammadiyah 3 Kuningan mendapatkan Beasiswa Kuliah di UM Kuningan
SMK Muhammadiyah 3 Kuningan Berikan Beasiswa Kuliah, Beasiswa Kader di Universitas Muhammadiyah Kuningan JALAKSANA-KUNINGAN— Kabar membanggakan datang dari SMK Muhammadiyah 3 Kun
Pengajian Bulanan Majelis Tabligh PDM Kuningan
KUNINGAN — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuningan melalui Majelis Tabligh kembali menyelenggarakan Pengajian Rutin Kajian Kitab Riyadhus Shalihin edisi ke-41 pada Jumat (4/9/
