PENGAJIAN MAJELIS TABLIGH MUHAMMADIYAH KUNINGAN
Bahas Berbakti kepada Orang Tua dan Silaturahmi
KUNINGAN — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuningan melalui Majelis Tabligh kembali menyelenggarakan pengajian rutin pada Jumat, 18 September 2026, bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kuningan, Jalan Wahyu No. 3.
Kegiatan pengajian diawali dengan salat Maghrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan kajian keislaman yang diikuti oleh jajaran dan anggota Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kuningan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), pengurus majelis, serta kepala Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Pada kesempatan tersebut, kajian disampaikan oleh Ustadz Dadan Rohmatun Ramdan, Lc. dengan melanjutkan pembahasan Kitab Riyadhus Sholihin edisi ke-41. Materi kajian berfokus pada bab tentang berbuat baik kepada kedua orang tua dan mempererat silaturahmi.
Dalam kajiannya, Ustadz Dadan menekankan pentingnya menempatkan berbakti kepada kedua orang tua sebagai bagian penting dari akhlak seorang Muslim. Berbuat baik kepada orang tua tidak hanya diwujudkan melalui perkataan yang santun, tetapi juga dengan memberikan perhatian, membantu kebutuhan mereka, menghormati, serta menjaga perasaan dan kehormatan keduanya.

Dalam kajiannya, Ustadz Dadan Rohmatun Ramdan, Lc. menekankan bahwa berbakti kepada kedua orang tua merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketaatan kepada Allah SWT. Dalam Al-Qur'an, perintah untuk menyembah Allah sering kali disandingkan dengan perintah untuk berbuat baik kepada kedua orang tua.
Hal ini menunjukkan bahwa hubungan manusia dengan Allah melalui ibadah (hablum minallah) harus berjalan seiring dengan hubungan baik kepada sesama manusia, khususnya kepada kedua orang tua (hablum minannas).
Menyembah Allah SWT merupakan kewajiban utama seorang Muslim, sementara berbakti kepada orang tua merupakan bentuk nyata dari ketaatan dan akhlak mulia. Keduanya bukanlah dua perkara yang berdiri sendiri, melainkan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan seorang Muslim.
Bahkan ketika terdapat perbedaan pendapat, seorang anak tetap diperintahkan untuk memperlakukan kedua orang tuanya dengan cara yang baik selama tidak bertentangan dengan perintah Allah SWT.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh jamaah bahwa kualitas ibadah kepada Allah SWT hendaknya tercermin pula dalam akhlak dan perilaku sehari-hari. Semakin baik hubungan seorang hamba dengan Allah, semestinya semakin baik pula akhlaknya kepada kedua orang tua dan sesama manusia.
Selain berbakti kepada orang tua, kajian juga mengangkat pentingnya silaturahmi. Menjaga hubungan baik dengan keluarga, kerabat, sesama warga Muhammadiyah, maupun masyarakat secara luas merupakan bagian dari ajaran Islam yang memiliki nilai sosial dan spiritual.
Silaturahmi juga menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah, membangun kepedulian, menyelesaikan berbagai persoalan secara baik, serta menjaga hubungan antarsesama agar tetap harmonis. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk terus dihidupkan dalam kehidupan keluarga, organisasi, dan masyarakat.
Pengajian Majelis Tabligh PDM Kuningan ini tidak hanya menjadi ruang untuk menambah wawasan keislaman, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan warga Muhammadiyah Kuningan.
Melalui kajian rutin Kitab Riyadhus Sholihin, diharapkan para peserta dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai akhlak yang dibahas dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun hubungan yang baik dengan orang tua, keluarga, dan masyarakat. sebelum kajian ditutup ustdz Dadan Rohmatun, Lc memberikan waktu kepada jamaah untuk bertanya apapun terkait keagamaan, dan beliau menjawab salah satu penanya dengan jelas dan menjadi kajian intern di gedung dakwah Muhammadiyah Kuningan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Pengajian ditutup dengan doa
Kaffaratul Majelis (Kafāratul Majlis):
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
(Subhānaka Allāhumma wa bihamdika, asyhadu an lā ilāha illā anta, astaghfiruka wa atūbu ilaik.)
Artinya:
“Mahasuci Engkau, ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Aku memohon ampun kepada-Mu dan aku bertobat kepada-Mu.”
dan diharapkan dapat terus menjadi bagian dari ikhtiar Majelis Tabligh PDM Kuningan dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di lingkungan persyarikatan dan masyarakat.*rhs
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Kemendikdasmen Dorong Kemitraan Industri, SMK Muhammadiyah 3 Kuningan Kerja Sama dengan Bnet Academy
Kuningan, 30 September 2026 — SMK Muhammadiyah 3 Jalaksana Kuningan mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Seko
khutbah Jumat Minggu ke 3 bulan September 2026
Khutbah Jumat di Masjid As Salam SMK Muhammadiyah 3 Jalaksana Kuningan Mengangkat Tema Syukur atas Nikmat Allah SWT Jalaksana, 18 September 2026 — Masjid As Salam SMK Muhammadiya
Selamat Hari Olahraga Nasional 2026
Hari Olahraga Nasional 2026: Bergerak, Sehat, Berprestasi, dan Berkarakter Oleh: Ridwan Hadisantoso, M.Pd. Setiap tanggal 9 September, bangsa Indonesia memperingati Hari Olahraga Nasi
Lulusan SMK Muhammadiyah 3 Kuningan mendapatkan Beasiswa Kuliah di UM Kuningan
SMK Muhammadiyah 3 Kuningan Berikan Beasiswa Kuliah, Beasiswa Kader di Universitas Muhammadiyah Kuningan JALAKSANA-KUNINGAN— Kabar membanggakan datang dari SMK Muhammadiyah 3 Kun
Pengajian Bulanan Majelis Tabligh PDM Kuningan
KUNINGAN — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuningan melalui Majelis Tabligh kembali menyelenggarakan Pengajian Rutin Kajian Kitab Riyadhus Shalihin edisi ke-41 pada Jumat (4/9/
