Pengajian Bulanan Majelis Tabligh PDM Kuningan

Pengajian Bulanan Majelis Tabligh PDM Kuningan

KUNINGAN — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuningan melalui Majelis Tabligh kembali menyelenggarakan Pengajian Rutin Kajian Kitab Riyadhus Shalihin edisi ke-41 pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan yang bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kuningan, Jalan Ahmad Yani Gang Wahyu no 3, ini diawali dengan shalat Maghrib berjamaah.

Hadir sebagai pemateri, Ketua PDM Kuningan Ust. Dadan Rahmatun Ramdan, Lc. Pengajian ini diikuti oleh jajaran pengurus PDM, Majelis, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), para Kepala Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Kuningan, serta Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah Kabupaten Kuningan.

Awal Kajian: Keteladanan Imam An-Nawawi

Kajian diawali dengan pemaparan tentang sosok penyusun kitab Riyadhus Shalihin, Imam An-Nawawi. Kisah keteladanan, keikhlasan, serta kesungguhan beliau disampaikan agar jamaah dapat meneladani semangat keilmuannya. Ust. Dadan juga menganjurkan agar setiap warga Muhammadiyah dan jamaah memiliki buku Riyadhus Shalihin di rumah masing-masing sebagai panduan akhlak harian.

 

Poin-Poin Utama Kajian Edisi ke-41

Pembahasan pada edisi ini berfokus pada bab tentang hak terhadap tetangga, anjuran berbuat baik (ihsan), serta panduan akhlak dalam keluarga dan muamalah:

  • Mengenal Hak dan Batas Tetangga: Batasan tetangga dikembalikan pada kebiasaan (urf) setempat. Menjaga hak tetangga adalah kewajiban, dan setiap muslim hendaknya tetap menjadi tetangga yang baik meskipun tetangga memperlakukan kita dengan kurang baik.

 

  • Prioritas Kebajikan dan Nafkah: Kebajikan dan ihsan tidak memiliki batasan. Prioritas utama pemberian nafkah dan kebaikan adalah keluarga. Orang tua hendaknya dibantu dan dibantu secara maksimal tanpa bersikap perhitungan. Setelah orang tua, prioritas berikutnya adalah saudara kandung dan kerabat dekat.

 

  • Kisah Nabi SAW dan Para Istri: Mengulas sejarah kehidupan Rasulullah SAW yang memiliki 11 istri (2 di antaranya wafat terlebih dahulu). Dalam kisah shahih saat Amr bin Ash RA bertanya tentang siapa sosok yang paling dicintai, Rasulullah SAW menjawab Aisyah RA—istri yang dikenal cerdas, jelita, dan memiliki cemburu yang tinggi. walaupun semua istri nabi cantik dan sholehah.

 

  • Kewajiban Menjaga dan Mendidik Anak: Anak merupakan aset berharga keluarga. Orang tua wajib memberikan nafkah dari rezeki yang halal, memberikan teladan, serta membekali anak dengan fondasi iman yang kuat. Ust. Dadan mencontohkan kisah Nabi Nuh AS yang terus memberi nasihat kebaikan kepada anaknya Ketika diperintahkan menaiki kapal tapi anaknya tidak mengikuti ayahnya. Nabi Nuh memanggil anaknya dengan penuh kasih sayang: “Wahai anakku! Naiklah bersama kami dan janganlah engkau berada bersama orang-orang kafir.”
  • , serta Nabi Zakaria AS yang mengkhawatirkan kondisi keimanan keturunannya setelah beliau wafat—bukan sekadar kekhawatiran atas urusan duniawi. Latar Belakang Kekhawatiran Nabi Zakaria AS; Kondisi Fisik dan Usia Lanjut: Nabi Zakaria AS berdakwah hingga usianya sangat tua, rambutnya telah memutih, dan tulang-tulangnya melemah. Istri beliau pun mandul sejak muda.

Kekhawatiran Terhadap Mawali (Kerabat/Penerus): Bukan harta atau tahta yang dicemaskan Nabi Zakaria AS jelang akhir hayatnya, melainkan keberlanjutan dakwah tauhid. Beliau khawatir kerabat dekatnya tidak mampu melanjutkan amanah keagamaan dan memimpin kaum Bani Israil dengan ketakwaan. dalam kehidupan sekarang orang tua harus cemas anak-anak kita Sholat engga?, ingat sholat engga? jangan sampai anak-anak kita kelak harus jadi dokter, jadi pilot,, jadi orang kaya, tapi bagaimana menanamkan iman dan Akhlaq pada anak-anak kita.

 

  • Tauhid dan Muamalah Modern: Jamaah diingatkan untuk menjauhi segala bentuk perbuatan syirik sekecil apa pun. Selain itu, dibahas pula isu muamalah terkini seperti hukum transaksi Cash on Delivery (COD) dalam jual beli online yang masih memerlukan kajian fikih lebih mendalam.

 

Pengajian berlangsung secara khidmat dan penuh kehangatan, menjadi wadah penguatan keimanan, pemahaman fikih muamalah, sekaligus ajang silaturahmi seluruh elemen Pimpinan Daerah Muhammadiyah di Kabupaten Kuningan.

 

Bagikan
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Kemendikdasmen Dorong Kemitraan Industri, SMK Muhammadiyah 3 Kuningan Kerja Sama dengan Bnet Academy

Kuningan, 30 September 2026 — SMK Muhammadiyah 3 Jalaksana Kuningan mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Seko

30/09/2026 15:33 - Oleh Administrator - Dilihat 40 kali Baca
PENGAJIAN MAJELIS TABLIGH MUHAMMADIYAH KUNINGAN

Bahas Berbakti kepada Orang Tua dan Silaturahmi KUNINGAN — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuningan melalui Majelis Tabligh kembali menyelenggarakan pengajian rutin pada Jumat

19/09/2026 10:11 - Oleh Administrator - Dilihat 44 kali Baca
khutbah Jumat Minggu ke 3 bulan September 2026

Khutbah Jumat di Masjid As Salam SMK Muhammadiyah 3 Jalaksana Kuningan Mengangkat Tema Syukur atas Nikmat Allah SWT Jalaksana, 18 September 2026 — Masjid As Salam SMK Muhammadiya

18/09/2026 15:08 - Oleh Administrator - Dilihat 30 kali Baca
Program OJT SMK Muhammadiyah 3 Kuningan

Siswa SMK Muhammadiyah 3 Jalaksana Kuningan Mulai Program On Job Training (OJT)   Jalaksana, 1 Oktober 2026 — Siswa-siswi kelas XI SMK Muhammadiyah 3 Jalaksana Kunin

04/09/2026 22:12 - Oleh Administrator - Dilihat 35 kali Baca
Selamat Hari Olahraga Nasional 2026

Hari Olahraga Nasional 2026: Bergerak, Sehat, Berprestasi, dan Berkarakter Oleh: Ridwan Hadisantoso, M.Pd. Setiap tanggal 9 September, bangsa Indonesia memperingati Hari Olahraga Nasi

04/09/2026 22:11 - Oleh Administrator - Dilihat 76 kali Baca